Teknik Pasif Pada Penerangan Alami

Berdasarkan tekniknya, penerangan alami dibagi menjadi dua, teknik pasif dan teknik aktif. Teknik pasif adalah teknik memanfaatkan cahaya alami untuk penerangan dalam ruang / bangunan dengan desain bukaan cahaya pada kulit atau selubung rumah / bangunan tersebut.

Ada beberapa wujud bukaan cahaya pada teknik pasif penerangan alami, di antaranya :

 

  1. Jendela (Window)

Jendela adalah bukaan cahaya vertikal pada fasad rumah / bangunan dengan posisi dekat dengan bidang kerja, yang dapat difungsikan sebagai bukaan udara. Integritas fungsi bukaan cahaya sebagai bukaan udara, tetapi tidak harus semua bukaan cahaya difungsikan sebagai bukaan udara maka diperlukan desain bukaan dengan kemampuan buka tutup yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan.

 

  1. Clerestory Window

Clerestory window adalah bukaan cahaya vertikal pada fasad rumah / bangunan dengan posisi jauh dari bidang kerja di atas jendela, yang difungsikan untuk membantu perolehan cahaya pada ruang.

 

  1. Skylight

Skylight adalah bukaan cahaya besar pada atap bangunan. Berdasarkan bentuknya, terdapat beberapa tipe skylight yaitu skylight datar, segitiga dan lengkung.

Skylight diterapkan sebagai atap ruang berdimensi besar seperti atrium, yang berada di tengah rumah / bangunan. Jenis kaca yang digunakan harus dipilih dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah kenyamanan termal.

Agar cahaya dari skylight dapat bertambah terang tetapi tidak menyilaukan, tepat di bawah bukaan cahaya skylight dapat dilengkapi dengan pemantul (reflector), sehingga diperoleh faktor refleksi dalam dan arah cahaya yang menyebar (diffuse).

 

  1. Sloped Glazing

Sloped glazing adalah bukaan cahaya miring pada fasad rumah / bangunan. Jenis kaca yang digunakan harus dipilih dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah kenyamanan termal.

Desain sloped glazing dapat berupa bukaan cahaya yang terintegrasi dengan bukaan udara. Jadi, sloped glazing terdiri atas beberapa jendela fleksibel yang dapat dibuka tutup antara kondisi vanted dan fixed.

 

  1. Atap Gergaji (Sawtooth Roof)

Atap gergaji adalah bukaan cahaya miring pada atap yang biasa digunakan pada tipologi bangunan industry agar dengan ketebalan bangunan yang besar cahaya tetap dapat masuk ke tengah bangunan.

 

  1. Sumur Cahaya (Lightwell)

Sumur cahaya adalah bukaan cahaya sempit pada atap rumah / bangunan yang dilengkapi shaft dan difungsikan untuk memasukkan cahaya alami dari atap rumah / bangunan hingga ke level lantai di bawahnya yang membutuhkan penerangan alami. Lightwell dapat berfungsi juga sebagai sumur udara (cool well) jika bukaan cahaya pada atap berfungsi sebagai bukaan udara.

 

Sumber: Fisika Bangunan 1 by Nur Laela Latifah, ST. MT.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *